DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Bidang Kebudayaan

Rapat Koordinasi Pembahasan Teknis Karnaval dan Pawai “Festival Bulan Satangal”

Sumbawa Barat – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Kabupaten Sumbawa Barat (Harlah KSB) yang ke-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang Kebudayaan ditunjuk sebagai koordinator dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan Harlah KSB, salah satunya yakni Karnaval dan Pawai dengan tema ”Festival Bulan Satangal”. Kegiatan ini akan diikuti oleh peserta didik jenjang TK, SD, SMP, dan SMA, umum, serta dari masing-masing kecamatan. Jumlah peserta yang ditetapkan untuk jenjang SD, SMP, dan SMA adalah maksimal 100 peserta, umum sebanyak maksimal 75 peserta, masing-masing kecamatan sebanyak maksimal 150 peserta, serta khusus untuk jenjang TK jumlahnya tidak dibatasi karena seluruh peserta didik diperbolehkan untuk berpartisipasi. Setiap kontingen juga harus mempersiapkan maskot masing-masing.

Kepala Bidang Kebudayaan menjelaskan bahwa, untuk meningkatkan ketertiban, kegiatan ini bekerjasama dengan beberapa pihak seperti, Dinas Perhubungan, TNI, Polri, PolPP, dan Dinas Kesehatan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bertugas untuk menjamin ruang ketertiban demi kelancaran kegiatan ini. Pada saat karnaval dan pawai diharapkan masing-masing kontingen membawa maskot sebagai tema dari masing-masing kontingen. Maskot tersebut dapat berupa kendaraan yang dihias ataupun orang yang dihias menyerupai maskot. Jika berupa kendaraan, maka akan dilakukan skenario pengaturan barisan kendaraan dan barisan peserta agar barisan pawai menjadi rapi dan urut sesuai dengan nomor urut yang telah ditentukan untuk masing-masing kontingen.

“Mengingat banyaknya peserta, maka perlu adanya pihak-pihak yang mengkoordinasi kegiatan ini. Maka dari itu, diharapkan seluruh kabid, kasi, beserta staf dilibatkan dalam kegiatan ini. Barisan kontingen harus sesuai dengan nomor urut yang sudah ditentukan agar terlihat lebih rapi. Bagi panitia perlu adanya atribut seperti ID Card sebagai penanda bagi panitia”, ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas juga berpendapat bahwa, “Kendaraan yang dijadikan maskot atau membawa maskot sangat sulit diatur, sehingga perlu adanya strategi dalam mengatur barisan karnaval dan pawai. Setiap panitia diharapkan mengikuti arahan dengan baik untuk menyukseskan kegiatan ini.”

Kegiatan rapat ini dilaksanakan pada Rabu, 2 November 2022 di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Dari hasil rapat ini diperoleh kesimpulan bahwa perlu adanya kerjasama dari seluruh pihak untuk saling bersinergi dalam mengatur dan menertibkan kegiatan ini dalam rangka menyukseskan rangkaian acara Harlah KSB yang ke-19.

Tim Jurnalis Bidang Kebudayaan

Related posts

Pembukaan Lomba Olahraga Tradisional dalam Rangka PKD 2022

Umkep Dikbud

Program Seniman Masuk Desa Terpilih Sebagai Salah Satu Inovasi Daerah KSB

Umkep Dikbud

Pawai dan Karnaval Budaya Festival Bulan Satangal

Umkep Dikbud

Leave a Comment

SE Ditjen Kemendikbud tentang Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru Periode 2023
SE Ditjen Kemendikbud tentang Pengangkatan Jabatan Fungsional Guru Periode 2023